Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami perubahan pada perdagangan Rabu, 12 Agustus 2026. Harga emas Antam ukuran 1 gram tercatat turun Rp30.000 dibandingkan posisi sebelumnya, menjadi Rp2.680.000 per gram.
Perubahan tersebut menjadi perhatian bagi masyarakat yang mengikuti perkembangan harga logam mulia, terutama investor ritel dan calon pembeli emas fisik. Berdasarkan pemantauan harga Logam Mulia di Jakarta pada pukul 09.29 WIB, harga emas Antam sebelumnya berada di level Rp2.710.000 per gram. Dengan penurunan terbaru, harga kembali bergerak ke bawah level Rp2,7 juta per gram.

Harga emas Antam turun pada perdagangan Rabu
Penurunan Rp30.000 per gram terjadi setelah harga emas Antam pada Selasa sebelumnya mengalami kenaikan Rp20.000 menjadi Rp2.710.000 per gram. Artinya, pergerakan harga dalam dua hari terakhir menunjukkan adanya perubahan yang cukup cepat.
Harga emas batangan memang dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti berbagai kondisi pasar. Karena itu, harga yang terlihat pada pagi hari belum tentu menjadi harga yang sama ketika transaksi dilakukan beberapa jam kemudian.
Bagi masyarakat yang hendak membeli emas, kondisi seperti ini membuat waktu transaksi menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Namun, pergerakan harian sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya dasar dalam menentukan keputusan investasi karena emas lebih sering digunakan sebagai instrumen penyimpan nilai dalam jangka menengah dan panjang.
Daftar harga emas Antam terbaru
Selain ukuran 1 gram, harga emas Antam tersedia dalam berbagai pilihan berat. Pada daftar harga yang dipantau Rabu pagi, emas 0,5 gram dibanderol Rp1.390.000.
Sementara itu, ukuran 2 gram berada di level Rp5.300.000 dan ukuran 3 gram mencapai Rp7.925.000. Untuk emas 5 gram, harga tercatat Rp13.175.000, sedangkan ukuran 10 gram berada di Rp26.295.000.
Adapun pecahan yang lebih besar juga tersedia. Emas 25 gram tercatat Rp65.612.000, 50 gram Rp131.145.000, dan 100 gram Rp262.212.000. Untuk ukuran 250 gram, harganya mencapai Rp655.265.000. Sementara emas 500 gram berada di Rp1.310.320.000 dan ukuran 1 kilogram tercatat Rp2.620.600.000.
Perbedaan harga antarpecahan menjadi hal yang perlu diperhatikan calon pembeli. Harga per gram tidak selalu sama untuk setiap ukuran karena terdapat struktur harga yang berbeda pada masing-masing pecahan.
Harga buyback juga mengalami penurunan
Tidak hanya harga jual, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam juga mengalami penurunan. Pada Rabu pagi, harga buyback tercatat Rp2.516.000 per gram. Angka tersebut turun dibandingkan posisi sebelumnya.
Buyback merupakan harga yang menjadi acuan ketika pemilik emas menjual kembali emas batangan kepada pihak yang menyediakan layanan pembelian kembali. Nilai ini penting diperhatikan karena terdapat selisih antara harga saat membeli emas dan harga ketika menjualnya kembali.
Selisih tersebut dikenal sebagai spread. Oleh karena itu, seseorang yang membeli emas untuk investasi sebaiknya tidak hanya melihat apakah harga emas sedang naik atau turun, tetapi juga memperhitungkan jarak antara harga beli dan harga buyback.
Menurut informasi resmi Logam Mulia, harga buyback emas Antam mengacu pada harga yang berlaku pada hari transaksi. Tahun produksi emas tidak menjadi dasar untuk memberikan harga buyback yang berbeda dalam layanan resmi Antam.
Pajak juga perlu diperhatikan
Dalam transaksi emas, aspek pajak menjadi bagian yang tidak boleh diabaikan. Berdasarkan informasi harga yang dipublikasikan pada Rabu tersebut, transaksi buyback dengan nilai lebih dari Rp10 juta dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen. Pajak tersebut dipotong langsung dari nilai transaksi buyback.
Sementara pada pembelian emas Antam, terdapat PPh sebesar 0,25 persen dari harga dasar yang tercantum pada laman resmi. Dengan demikian, harga yang perlu dibayarkan pembeli dapat berbeda dari sekadar perkalian harga dasar dengan jumlah gramasi.
Ketentuan pajak dapat berubah sesuai dengan kebijakan yang berlaku. Karena itu, calon pembeli maupun pemilik emas yang hendak menjual kembali sebaiknya memeriksa informasi terbaru sebelum melakukan transaksi.
Apa yang menyebabkan harga emas berubah?
Harga emas tidak bergerak secara konstan. Ada berbagai faktor yang dapat memengaruhi nilainya, baik dari pasar internasional maupun kondisi ekonomi dalam negeri.
Salah satu faktor utama adalah pergerakan harga emas dunia. Perubahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat juga dapat memberikan pengaruh terhadap harga emas dalam denominasi rupiah.
Selain itu, kondisi geopolitik global, kebijakan bank sentral, tingkat suku bunga, inflasi, serta sentimen investor dapat memengaruhi permintaan terhadap emas.
Emas sering mendapatkan perhatian ketika pasar menghadapi ketidakpastian. Investor dapat memandang logam mulia sebagai salah satu aset yang mampu membantu menjaga nilai kekayaan dalam jangka panjang. Namun, hal tersebut tidak berarti harga emas selalu naik karena logam mulia tetap mengalami periode koreksi.
Perubahan harga Antam pada 12 Agustus menjadi salah satu contoh bahwa harga emas dapat bergerak cukup besar dalam waktu singkat. Sehari sebelumnya harga naik Rp20.000, kemudian pada Rabu kembali turun Rp30.000.
Penurunan harga menjadi perhatian investor
Turunnya harga emas Rp30.000 per gram dapat dilihat dari berbagai sudut pandang. Bagi pemilik emas yang sudah menyimpan dalam jangka panjang, perubahan satu hari biasanya tidak menjadi faktor utama selama tujuan investasi belum berubah.
Sebaliknya, bagi calon pembeli, penurunan harga dapat menjadi momentum untuk melakukan pemantauan lebih lanjut. Namun, bukan berarti setiap penurunan harus langsung dianggap sebagai sinyal bahwa harga akan kembali naik.
Investor perlu menentukan tujuan sebelum membeli. Jika emas digunakan sebagai tabungan jangka panjang, konsistensi pembelian secara bertahap dapat menjadi salah satu strategi yang lebih terukur dibandingkan mencoba menebak harga terendah setiap hari.
Pembelian bertahap juga memungkinkan investor menghindari ketergantungan pada satu titik harga. Ketika harga bergerak naik atau turun, investor tetap memiliki kesempatan memperoleh harga rata-rata dari beberapa transaksi.
Emas tetap menarik sebagai aset jangka panjang
Popularitas emas sebagai instrumen penyimpan nilai membuat perubahan harga Antam selalu mendapat perhatian. Selain emas fisik, Antam juga menyediakan layanan BRANKAS yang memungkinkan pelanggan melakukan pembelian, penjualan kembali, dan pengambilan emas fisik melalui aplikasi sesuai ketentuan layanan.
Untuk emas fisik, kondisi kemasan dan keaslian produk juga penting. Logam Mulia menyebut emas batangan Antam terjamin keaslian dan kemurniannya selama kemasan tidak rusak. Layanan buyback resmi menggunakan harga yang berlaku pada hari transaksi.
Hal tersebut menunjukkan bahwa calon investor perlu memperhatikan bukan hanya harga, tetapi juga tempat pembelian, keaslian produk, dokumen pendukung, biaya, pajak, dan mekanisme penjualan kembali.
Jangan hanya mengikuti pergerakan harian
Penurunan Rp30.000 per gram memang cukup menarik untuk menjadi pemberitaan, tetapi investor sebaiknya tidak mengambil keputusan hanya berdasarkan satu perubahan harga harian.
Harga emas dapat kembali mengalami kenaikan maupun penurunan. Bahkan, perubahan dapat terjadi dalam waktu singkat ketika pasar global menghadapi perkembangan baru.
Bagi masyarakat yang baru mulai mengenal investasi emas, memahami mekanisme harga jual, buyback, pajak, spread, serta tujuan investasi menjadi langkah yang lebih penting dibandingkan mengejar pergerakan harga setiap hari.
Jika tujuan pembelian adalah jangka panjang, investor dapat menyusun target gramasi dan periode investasi secara realistis. Sementara bagi orang yang membutuhkan emas sebagai aset likuid, penting untuk memahami bahwa harga jual kembali tidak sama dengan harga pembelian.
Kesimpulan
Harga emas Antam pada Rabu, 12 Agustus 2026 turun Rp30.000 menjadi Rp2.680.000 per gram dari sebelumnya Rp2.710.000. Pada saat yang sama, harga buyback berada di Rp2.516.000 per gram.
Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa harga logam mulia dapat berubah cukup cepat dalam hitungan hari. Masyarakat yang tertarik membeli emas sebaiknya tidak hanya memperhatikan harga jual, tetapi juga menghitung spread, pajak, tujuan investasi, serta harga buyback.
Dengan memahami seluruh komponen tersebut, keputusan membeli atau menjual emas dapat dilakukan secara lebih rasional dan tidak semata-mata mengikuti pergerakan harga harian.
Catatan: harga emas dapat berubah sewaktu-waktu. Angka dalam artikel ini mengacu pada harga yang dipantau pada 12 Agustus 2026 pukul 09.29 WIB
